Informations, Tips and Sharing,...

Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Thursday, 12 January 2023

Doa Sujud Terakhir dalam Sholat

Sujud, Image by subpng


Dalam kondisi sujud hampir tidak ada hijab antara seorang hamba dengan Sang Maha Pencipta, Allah subhanahu Wata’ala. Maka tak heran, kita dianjurkan untuk banyak Berdo'a setiap kali kita bersujud.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". [Al-Mu’min (40) : 60].

Rasulullah shallallahu ‘alaihi Wasallam memberikan contoh Do'a yang dibacanya ketika sujud, yakni sebagai berikut.

1. Doa Diampuni Dosa yang Telah Lalu.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذَنْبِى كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرَّهُ

“Ya Allah ampunilah dosa-dosaku semua, baik yang halus atau yang jelas, yang awal dan yang akhir, dan yang terang-terangan dan yang tersembunyi.” 
(HR Muslim No. 1112).

Kemudian hadist yang dijelaskan oleh Syeikh Abdul Aziz Bin Baaz yang mengatakan bahwa terdapat tiga doa yang jangan dilupakan dalam akhir sujud, ketiga doa tersebut adalah:

2. Doa diwafatkan dalam Husnul Khotimah.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ حُسْنَ الْخَاتِمَةِ

Artinya : “Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah.”

3. Doa agar hati ditetapkan di atas agama-Nya.

اَللّٰهُمَّ يَامُقُلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيٍ عَلَى دِيْنِكَ

Artinya: “Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu.”

Do'a sujud terakhir yang sebaiknya mulai kita praktikkan, karena tak ada hijab bagi seorang hamba dengan ROBB-NYA saat sujud.


#SelfReminders
Share:

Saturday, 30 April 2022

Yuk Kekalkan Hartamu dengan Sedekah!


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ  ۗ وَاللَّهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَشَآءُ  ۗ وَاللَّهُ وٰسِعٌ عَلِيمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261).
Share:

Sunday, 5 December 2021

Tentang Berharganya Waktu

TENTANG WAKTU

Waktu, Gambar Jam by kaba12.com


Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:

الوقت هو أغلى شيء، لكن, هو أرخص شيء عندنا الآن, نمضي أوقاتاً كثيرة بغير فائدة, بل نمضي أوقاتاً كثيرة فيما يضر

Waktu adalah sesuatu yang paling berharga. Namun bagi kita sekarang, ia adalah sesuatu yang paling murah nilainya. Banyak waktu-waktu yang kita lalui dengan tanpa faedah, bahkan waktu-waktu itu banyak kita habiskan dalam perkara yang merugikan. 

ولست أتحدث عن رجل واحد
بل عن عموم المسلمين اليوم مع الأسف الشديد- إنهم في سهو, ولهو, وغفلة ليسوا جادين في أمور دينهم .

Saya tidaklah berbicara tentang satu orang saja, bahkan tentang keumuman kaum muslimin sekarang ini. Sangat disayangkan mereka banyak menghabiskan waktunya dalam kesia-siaan, senda gurau, dan kelalaian. Mereka itu bukanlah orang yang bersungguh-sungguh dalam perkara agamanya.




*📜 Sumber: Syarah Riyadhush Shalihin (1/345)*
Share:

Saturday, 16 October 2021

Bertanya kepada Ahli Ilmu



Allah Ta’ala berfirman,

 لَا إكْرَاه فِي الدِّين قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْد مِنْ الْغَيّ 

 “Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan” (QS. Al Baqarah: 256).

Sebagian orang salah dalam memahami ayat ini sehingga terjebak dalam pemahaman pluralisme agama. Yaitu bahwa semua agama itu benar, dan Islam bukanlah agama yang paling benar. Paham ini juga mengajarkan bahwa Islam memberi kebebasan kepada manusia untuk memeluk agama apa saja, dan agama apapun dapat mengantarkan pemeluknya kepada Surga Allah Ta’ala.

Dengan demikian, menurut para pluralis, dalam Islam tidak ada konsep mu’min dan kafir. Padahal Islam sama sekali tidak mengajarkan pluralisme agama, bahkan Islam mengajarkan tauhid. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama sekali tidak ridha terhadap agama selain Islam, serta segala bentuk kemusyrikan.

Lalu bagaimana dengan ayat di atas? Mari kita simak pembahasannya. Penafsiran Ahli Tafsir Islam mengajarkan kepada ummatnya agar mengembalikan setiap permasalahan kepada ahlinya. Allah Ta’ala berfirman,

 فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ 

 “Bertanyalah kepada ahli ilmu jika engkau tidak tahu” (QS. An Nahl: 43).

Bahkan, dalam urusan duniawi, harus dikembalikan kepada orang yang ahli dalam urusan tersebut. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

 أنتم أعلم بأمر دنياكم 

 “Engkau lebih tahu urusan dunia kalian” (HR Muslim no.2363).

Dan setiap orang berakal tentu akan menerima konsep ‘kembalikanlah setiap urusan kepada ahlinya‘. Kita tentu tidak akan menanyakan obat suatu penyakit kepada ahli matematika, melainkan kepada dokter bukan?

Oleh karena itu marilah kita bersikap bijak untuk mengembalikan urusan penafsiran Al Qur’an kepada ulama ahli tafsir, bukan opini masing-masing atau opini dari orang yang bukan ulama ahli tafsir.

Semoga bermanfaat.


Sumber: https://muslim.or.id/1851-tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html
Share:

Tuesday, 20 July 2021

Idul Adha 1442

Selamat hari raya idul adha 1442 kawans


Happy Eid al-Adha, 10 Dzulhijjah 1442. Credit picture by freepik on Tribunnews
Share:

Sunday, 22 December 2019

Do'a adalah Nafas dan Harapan

Kita semua sedang berada dalam fase ujian masing-masing. Ujian kesenangan dan ujian kesusahan.

Jangan pernah merasa terhimpit sejengkalpun, karena setiap keadaan pasti berubah. Dan, sebaik-baik ibadah adalah menanti kemudahan dengan bersabar.

Betapapun, hari demi hari, bulan demi bulan akan terus berganti, malam demi malam pun datang silih berganti. Meski demikian yang gaib akan tetap bersembunyi, kemungkinan tak akan dapat diramalkan, hanya dengan berdoa dan berikhtiar keinginan akan menjadi kenyataan, tetapi satu yang pasti yaitu “ disetiap kesulitan itu tetap akan muncul kemudahan.

Menangislah, keluarkan air mata sebanyak-banyaknya sambil berbicara dengan Rabbul Jalil. Dia maha mendengar dan maha simpati dengan aduan kita. Tidak ada guna kita mengadukan kpd
manusia ! Mereka tidak mampu membuat apa-apa.

Berdoa adalah teman sejati kepada usaha dan ikhtiar mencari penyelesaian, meraih ketenangan.

Berdoa kepada Allah, satu-satunya Tuhan. Berarti kita mengaktifkan hati, membangun interaksi dan hubungan peribadi dengan Allah. Agar makin dekat, ingat kepada_Nya jauh lebih hebat daripada hati kita terpaut pada cinta manusia, cinta harta, cinta dunia dan seluruh isinya.

Ya Rabb, aku berlindung padaMu dari rasa sedih dan gelisah, dan aku berlindung padaMu dari sifat lemah dan malas, dan aku berlindung padaMu dari sikap pengecut dan bakhil, dan aku berlindung padaMu dari cengkraman hutang dan penindasan orang.
Aamiin.


Kontribusi oleh @almira_amalia
#duniajilbab
Share:
setyamechy. Powered by Blogger.