Informations, Tips and Sharing,...

Showing posts with label Live. Show all posts
Showing posts with label Live. Show all posts

Sunday, 21 April 2019

Rangga AADC 2 dan Quarter Life Crisis

Alasan Rangga dan Quarter Life Crisis

Rangga dan Cinta, AADC 2

Inget film AADC 2 ?
Kenapa Rangga pergi dari Cinta pas lagi sayang sayangnya?

"Rangga yang kamu lakukan kepada saya itu...jahat ! "

Kasian 😥

Dia bercerita diumur 23 tahun kuliahnya berantakan, kerja serabutan untuk hidup di New York yang intinya dia sedang berjuang untuk survive karena itu dia memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Cinta karena ia yakin dengan hidupnya seperti itu tidak akan bisa membuat Cinta bahagia dengan penantian dia harus mapan dalam waktu bertahun tahun tidak menentu.

So?
Apa yang dialami Rangga dan dialami para Millenials pada umumnya disebut Quarter life crisis !

Quarter ?
1/4 ?
Yap rentang usia 25an ke bawah para millenials biasanya memutuskan lanjut studi, melamar kerja atau melamar anak orang .......*skip

Jujur pasca kampus bisa dibilang hal yg mengejutkan.
Welcome to the jungle !
Sehari setelah update memakai baju toga di Instagram anda menyandang status pengangguran biasanya.

Pasca kampus entah kenapa saya lebih bijak dalam menilai hidup juga menanggapi sesuatu.
Juga tentang karir (baca: nyari duit)

Ternyata nyari duit itu susah teman !

Hal yang Rangga maksud dalam quarter life crisis dia, menapaki anak tangga korporat dan menjadi rantai makanan paling bawah.

Hidup penuh volatilitas yang tinggi sebagai fresh graduate yang ternyata tidak semudah bayangan pas kuliah. Ngelamar kerja di multinational company -> kerja -> gajian -> kerja -> gajian dan berulang. Nyatanya tidak, turnover karyawan yang tinggi pada beberapa korporat besar tidak berkata demikian.

Bagi laki-laki ini adalah momen yang fatal. Karena menapaki karir dari nol itu tidak pernah mudah. Banyak variabel quarter life crisis yang dipikirkan selain yang disebut diatas apalagi kebanyakan laki laki harga diri ada pada kerjaannya (katanya).

Kerjaan kantor yg banyak, atasan rese, teman kantor yang culas dan sejenisnya termasuk realita dunia kantor.

Teman saya yang diterima di salah satu perusahaan multinasional terbaik yang sahamnya termasuk bluechip dan dalam jajaran LQ45 yang bertengger di bursa efek Indonesia. Beberapa waktu lalu secara mengejutkan via message LinkedIn dia minta kerjaan lagi.....
iya dia mau resign !

X: eh ada loker gak?
Saya: lah buat apa? 
Lo kan udah kerja di @**** ngapain keluar ???

X: Gue ga betah, disini orang orangnya pinter semua jadi kaya saingan gitu....
gosipnya tuh hadeehhh.

See?
Korporat besar featuring teman kantor yang culas 

Apa yang dilakukan Rangga cukup masuk akal merelakan Cinta mengingat hal hal "ajaib" tersebut terjadi terutama pada laki-laki.

Dulu kakak saya yang wanita pun sama. Dia berhubungan dengan pacar yang sekarang suaminya pun sempat seperti adegan Rangga dan Cinta.

Setelah lulus suaminya nganggur setahun dan memutuskan break dengan kakak saya. Alasannya? Malu karena kakak saya yang waktu itu sudah bekerja sementara dia belum bisa mendapat kerja meski setelah bertahun balik lagi dan menikah.

Nah pertanyaanya, bagaimana dengan kalian wanita?

Jika kami menghadapi quarter life crisis ini, menapaki volatilitas dalam berkarir dari nol kalian mau menemani?


Selamat hari Kartini
Untuk Nona - Nona yang menyemangati kami dalam menjalani seperempat hidupnya.

Senang sekali jika di fase ini kalian hadir Nona, karena pada akhirnya kami ingin memuliakan yang kelak menjadi ibu dari anak anak kami :)



Bandung, 21 April 2017
From : Adrian Octo Pratama
ICampus

Share:

Saturday, 27 May 2017

Teruntuk Wanita yang Mencintaiku

Teruntuk wanita yang mencintaiku sebelum aku terlahir.
Teruntuk wanita yang memeluk hatiku jauh sebelum hati itu terbentuk.
Teruntuk wanita yang selalu terjaga dari senja hingga fajar dengan kelemahan demi kelemahan untuk 9 bulan lamanya, menyemangati dirinya sendiri bahwa itu adalah sesuatu yg patut diperjuangkan. Hingga pada akhirnya ia sampai di rumah sakit, itu adalah cinta pada pandangan pertama sebab ia melihat: “aku”.

Dia adalah seseorang yang bangun lebih awal setiap pagi untuk berdingin-dingin menjemur pakaian yang kita kotori. Berdiri di depan kompor berjam-jam memasak semangkuk makanan. Dan kapanpun aku sakit, dia selalu tahu apa obatnya.
Komposisi teh, madu, lemon, apa lagi yg bisa aku minta?
Cinta yg ia beri padaku adalah obat terbaik & paling menyembuhkan.
Alhamdulillah, segala puji bagi-Mu ya Allah.
Ia melakukan itu tanpa meminta imbalan sedikitpun.

Aku masih ingat suatu malam ketika aku kecil.
Aku tak akan bisa tidur sampai aku merengek dari luar kamar.
“Ibu tolong kecup aku, aku tdk bisa tidur” dan kau akan menghampiri aku.
Cinta yang kau berikan padaku selama ini mustahil kuabaikan.
Aku mencintaimu, Ibu.
Maaf aku tak pernah mengatakan ini sebelumnya.

Aku minta maaf untuk semuanya.
Aku minta maaf karena meninggalkanmu padahal kau yang mengajariku cara berjalan.
Aku minta maaf karena berkata “Ah” setiap kau menyuruhku mngerjakan hal sederhana.
Aku tak pernah membantumu mencuci piring meskipun aku tahu tanganmu sedang sakit.
Aku minta maaf lagi dan lagi, untuk semua janji yg kuingkari.

Dari semua itu, aku minta maaf atas semua rasa sakit yg aku sebabkan.
Untuk setiap kenakalan masa kecil yang kubuat dan semua tembok yang kucoret hingga rusak.
Untuk setiap ruangan yang kotor dan pakaian yang hanya bisa kuacak-acak.
Dan untuk setiap pengorbanan yg tak pernah bisa aku balas walau hanya sekali.

Semoga Allah senantiasa mengasihimu seperti engkau mengasihiku sedari kecil.
Dan aku punya satu permintaan terakhir sebelum kau pergi.
Tolong.
Sejak Allah meletakkan Surga di bawah telapak kakimu,
tolong mintakan pada Allah untuk menjadikan Surga;
tempat kita bisa bertemu kembali.
Aamiin


Adapted from LINE
Rephrased by Setya

Share:

Friday, 24 March 2017

Jilbab Hati, Adakah?

Adakah Jilbab Hati itu?

[ Jilbab ]

Kita sebagai generasi umat Islam. khususnya untuk kaum hawa. Akhir-akhir ini sering sekali terdengar istilah "Jilbab Hati". Istilah seperti ini muncul bagi mereka yang enggan mengenakan Jilbab dengan alasan hati mereka belum berjilbab. Kalau didengar-dengar lucu juga ya istilah yang dibuat-buat itu dan yang pastinya gak masuk akal

Dalam kenyataannya, statemen ‘ingin menjilbabi hati’ ini telah melekat di hati banyak wanita muda. Mereka enggan mengenakan hijab dengan alasan masih belum siap dan ingin menjilbabi hatinya dulu. Kelompok ini bukan tidak siap, tetapi bisa jadi enggan melakukan persiapan. Padahal perintah hijab itu bukan perintah biasa, tetapi perintah Allah SWT. secara langsung bagi wanita beriman.

يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ قُل لِّأَزْوٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلٰبِيبِهِنَّ ۚ ذٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ﴿الأحزاب:٥٩

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuan dan anak-anak orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. [QS. Al-Ahzab (33): 59]

وَقُل لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَآئِهِنَّ أَوْ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَآئِهِنَّ أَوْ أَبْنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ أَخَوٰتِهِنَّ أَوْ نِسَآئِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمٰنُهُنَّ أَوِ التّٰبِعِينَ غَيْرِ أُو۟لِى الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا۟ عَلَىٰ عَوْرٰتِ النِّسَآءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوٓا۟ إِلَى اللَّـهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿النور:٣١

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” [QS. An-Nur (24): 31]

Jika wanita islam enggan mengenakan hijab, lantas apa bedanya mereka dengan wanita non muslim? Sesungguhnya hijab itu adalah pembeda antara wanita muslim dengan non muslim. Tidak ada satupun ada perintah yang mengatakan bahwa jilbab hati itu merupakan hal yang urgent dibanding jilbab fisik. Statemen jilbab hati muncul dari kalangan mereka yang belum memahami ilmu hijab dengan baik.

Meski begitu, hijab itu bukan hijab yang menjadikan wanita tersebut tabarruj (memamerkan kecantikan), bukan pula yang bercorak-corak modis. Karena sesungguhnya ada batasan dan kriteria busana syar’i.

Nah, gimana? sudah jelas kan jawabannya. Kalau sudah jelas, maka cepat-cepatlah kita ber-Istighfar kepada Allah dan memohon ampun atas kesombongan dan kekhilafan kita. Semoga kita semua diberi hidayah oleh Allah dan mendapat jalan yang lurus dengan Ridho-Nya.

Aamiin ya Robb...


Share:
setyamechy. Powered by Blogger.