Informations, Tips and Sharing,...

Tuesday, 27 October 2020

KISAH TENTANG KACA JENDELA YANG KOTOR

KISAH TENTANG KACA JENDELA YANG KOTOR



Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.

"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "



Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.
Share:

Saturday, 5 September 2020

Memohonkan Ampunan untuk Sesama Muslim

SALING MEMOHONKAN AMPUNAN SESAMA MUSLIM

Image Sourced from Santri Nusantara
Image Sourced from Santri Nusantara



 قال_الإمام_ابن_القيم - رحمه اللَّه تعالى  - :

" ينبغي لِلْمُسْلِم أَنْ يَسْتَغْفِر لِأَخِيه الْمُسْلِم فَيَقُول

*رَبِّي اِغْفِر لِي وَلِوَالِدِيّ وَلِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَات والمؤمنين والمؤمنات*

  وَقَدْ كَانَ بَعْض السَّلَف يَسْتَحِبّ لِكُلّ أحَد أَنْ يُدَاوِم عَلَى هَذَا الدُّعَاء كُلَّ يَوْم سَبْعِينَ مَرَّةً  فَيَجْعَل مِنْهُ وَرَدّا لَا يُخِلّ بِهِ.
 مفتاح دار السَّعادة ١٣٣٩.


Dianjurkan bagi seorang muslim mendoakan saudaranya dengan mengucapkan:

*"Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, ibu bapakku, dosa-dosa kaum muslimin dan muslimat dan kaum mukminin dan mukminat!"*

Sebagian ulama salaf mengatakan bahwa setiap orang dianjurkan membaca doa ini tujuh puluh kali setiap hari menjadikannya wirid yang tidak dilewatkannya.
Share:

Mengendalikan Emosi

EMOSI


Sering kita menemukan, bagaimana emosi memberi dampak yang tidak pernah kita inginkan.

Tidak sedikit emosi yang meninggalkan efek destruktif. Andaikan saja kita bisa memahami makhluk apa sesungguhnya emosi itu, tentu kita bisa menjadi lebih bijaksana.

Emosi bisa jadi merupakan reaksi atas berbagai kejadian yang berlaku dalam kehidupan kita.
Emosi juga dapat menentukan bagaimana sebuah kejadian dipahami dan disikapi. Sebuah emosi biasanya berangkat dari prasangka dan stereotip seseorang.
Emosi merupakan bagian dari perasaan kita. Bila tidak dikendalikan, emosi bisa membatasi persepsi kita.

Itu sebabnya, sudah seyogyanya emosi bisa dikendalikan, bukan yang mengendalikan. Sebab bila emosi dibiarkan masuk dalam logika maka akan jadi berbahaya.
Persepsi kita bisa menjadi selektif. Membuat kita hanya melihat apa yang sesuai dengan perasaan kita.


Bagaimana Bisa Mengendalikan Emosi?

  • Bernafas dengan teratur akan membantu kamu menguasai luapan emosi.
  • Tarik nafas dalam dan tenangkan dirimu, jangan gelisah atau gugup.
  • Cobalah bersikap normal seperti biasanya. (Kemenkes RI) 

======

“Sahabat, berpikirlah dua kali sebelum engkau melakukan sesuatu, agar bisa dipertimbangkan dengan bijaksana, dan membawamu pada keselamatan.” -Anne Ahira.
Share:

Thursday, 20 August 2020

Selamat Tahun Baru 1442 H

KEMBALIKAN IMAN DI TAHUN BARU



Sadarkah kita bahwa ketika tahun berganti itu artinya usia kita telah bertambah dan disaat itu semakin banyak hal yang akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT. Kita punya segunung amanat yang kita pikul di pundak kita. Amanat sebagai orang tua, amanat sebagai anak, amanat sebagai Ustadz, amanat sebagai pejabat, amanat sebagai orang kaya, dan masih banyak lagi status dan gelar yang kita sandang yang semua itu sebenarnya adalah amanat.

Akhir tahun adalah saat saat yang seharusnya dihadapi dengan sebuah evaluasi, introspeksi dan sadar diri akan masa-masa yang telah lalu. Perubahan apa yang kita alami selama ini. Semakin baikkah kita atau semakin kita terpuruk dan lupa diri? Apakah kita semakin kenal  kepada Allah dan Rasul-Nya? Atau semakin terpedaya kita dengan hawa nafsu kita? Betapa banyak kita telah lewati umur untuk hal hal yang tidak berguna. Alangkah seringnya kita melanggar larangan Allah dan Rasul-Nya.

Sadarkah kita yang telah butakan mata hati dari yang haq, kita tulikan telinga kita dari kebenaran,  kita terpesona oleh tahta dan harta. Kita jerumuskan putra putri kita pada sarana sarana kehancuran dan kebobrokan moral dari media informasi dan hiburan yang tidak kita kontrol. Dan masih banyak hal lagi dengan aneka  ragam kesalahan yang kita  lakukan.
 
Jadikanlah tahun baru hijriyah adalah tahun introspeksi, tahun perubahan, tahun mengagungkan syi'ar Islam, tahun memupuk kebanggaan dan kekaguman pada Islam, tahun memperbaharui jalinan dan cinta kita kepada Rasulullah SAW dengan harapan kelak kita bisa dibangkitkan lalu dikumpulkan di surga bersama Rasulullah SAW. (Buya Yahya)


Selamat Tahun Baru Islam 
1 Muharram 1442 Hijriyah
Share:

Sunday, 9 August 2020

Mengapa Ingin Tidur setelah Makan?

🍃MENGAPA INGIN TIDUR SETELAH MAKAN?🍃 

Gambar: Tribunnews 

Kebanyakan orang menganggap ini suatu hal yang lumrah, padahal ini adalah tanda adanya gangguan pada tubuh. Ini biasanya disebabkan oleh 2 hal:

 1.  Makan yang tinggi gula 

Ketika kamu makan akan memicu hormon insulin keluar karena kadar gula darah naik. Gula darah yang naik setelah makan akan menyebabkan rasa lelah. 

 Solusinya: 
-  makan tidak langsung dalam jumlah besar terutama yang dari karbohidrat (roti, nasi, pasta) dan gula. Misalnya makan nasi plus minum jus/soda ditambah buah dalam 1 porsi sekaligus. Perbanyak porsi lauk dibandingkan karbonya. 

-  Makan dalam porsi kecil tapi sering (setiap 3 jam cemilan sehat)

-  Bisa ditambah dengan konsumsi Spirugama untuk membantu menurunkan gula darah dan menambah sirkulasi oksigen dalam darah dan otak

 2.  Lambung tidak mampu mencerna makanan dengan baik 

Jadi, makanan bertahan lama di lambung dan tidak segera turun ke usus. Ini menyebabkan kamu merasa kembung.

Solusinya: berikan keasaman untuk membantu lambung mencerna makanan bisa dengan Lacto Q/ Lacto teen atau cuka apel.

🌿===================🌿

Source ;
🎙 Telegram : rumahsehatherbal

JIka informasi ini bermanfaat silakan bagikan ke orang terdekat 😊
Share:
setyamechy. Powered by Blogger.