Informations, Tips and Sharing,...

Saturday, 30 April 2022

Yuk Kekalkan Hartamu dengan Sedekah!


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ  ۗ وَاللَّهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَشَآءُ  ۗ وَاللَّهُ وٰسِعٌ عَلِيمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261).
Share:

Wednesday, 15 December 2021

IPA atau IPS: Kamu yang Mana?



IPA atau IPS: Kamu yang Mana? https://www.kompasiana.com/setyaaljundy/61b2423a06310e10207b2188/ipa-atau-ips-kamu-yang-mana
Share:

Sunday, 5 December 2021

Tentang Berharganya Waktu

TENTANG WAKTU

Waktu, Gambar Jam by kaba12.com


Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:

الوقت هو أغلى شيء، لكن, هو أرخص شيء عندنا الآن, نمضي أوقاتاً كثيرة بغير فائدة, بل نمضي أوقاتاً كثيرة فيما يضر

Waktu adalah sesuatu yang paling berharga. Namun bagi kita sekarang, ia adalah sesuatu yang paling murah nilainya. Banyak waktu-waktu yang kita lalui dengan tanpa faedah, bahkan waktu-waktu itu banyak kita habiskan dalam perkara yang merugikan. 

ولست أتحدث عن رجل واحد
بل عن عموم المسلمين اليوم مع الأسف الشديد- إنهم في سهو, ولهو, وغفلة ليسوا جادين في أمور دينهم .

Saya tidaklah berbicara tentang satu orang saja, bahkan tentang keumuman kaum muslimin sekarang ini. Sangat disayangkan mereka banyak menghabiskan waktunya dalam kesia-siaan, senda gurau, dan kelalaian. Mereka itu bukanlah orang yang bersungguh-sungguh dalam perkara agamanya.




*📜 Sumber: Syarah Riyadhush Shalihin (1/345)*
Share:

Saturday, 16 October 2021

Bertanya kepada Ahli Ilmu



Allah Ta’ala berfirman,

 لَا إكْرَاه فِي الدِّين قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْد مِنْ الْغَيّ 

 “Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan” (QS. Al Baqarah: 256).

Sebagian orang salah dalam memahami ayat ini sehingga terjebak dalam pemahaman pluralisme agama. Yaitu bahwa semua agama itu benar, dan Islam bukanlah agama yang paling benar. Paham ini juga mengajarkan bahwa Islam memberi kebebasan kepada manusia untuk memeluk agama apa saja, dan agama apapun dapat mengantarkan pemeluknya kepada Surga Allah Ta’ala.

Dengan demikian, menurut para pluralis, dalam Islam tidak ada konsep mu’min dan kafir. Padahal Islam sama sekali tidak mengajarkan pluralisme agama, bahkan Islam mengajarkan tauhid. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama sekali tidak ridha terhadap agama selain Islam, serta segala bentuk kemusyrikan.

Lalu bagaimana dengan ayat di atas? Mari kita simak pembahasannya. Penafsiran Ahli Tafsir Islam mengajarkan kepada ummatnya agar mengembalikan setiap permasalahan kepada ahlinya. Allah Ta’ala berfirman,

 فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ 

 “Bertanyalah kepada ahli ilmu jika engkau tidak tahu” (QS. An Nahl: 43).

Bahkan, dalam urusan duniawi, harus dikembalikan kepada orang yang ahli dalam urusan tersebut. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

 أنتم أعلم بأمر دنياكم 

 “Engkau lebih tahu urusan dunia kalian” (HR Muslim no.2363).

Dan setiap orang berakal tentu akan menerima konsep ‘kembalikanlah setiap urusan kepada ahlinya‘. Kita tentu tidak akan menanyakan obat suatu penyakit kepada ahli matematika, melainkan kepada dokter bukan?

Oleh karena itu marilah kita bersikap bijak untuk mengembalikan urusan penafsiran Al Qur’an kepada ulama ahli tafsir, bukan opini masing-masing atau opini dari orang yang bukan ulama ahli tafsir.

Semoga bermanfaat.


Sumber: https://muslim.or.id/1851-tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html
Share:

Thursday, 29 July 2021

Lirik Lagu OST Jali Preman Sholeh

Lirik Lagu OST Jali Preman Sholeh



Judul Lagu : Sepuluh, Lompat Lebih Tinggi
Penyanyi : Romaria, Clarice, Ali, Alifa, Farras, Marcello, Adhiyat
Ciptaan : Mhala & Tantra NUMATA
Album : OST. Koki Koki Cilik 2
Produksi : Hits Records


SEPULUH

Satu kau mencoba
Dua belum bisa
Tiga terus maju
Empat jangan goyah

Teruslah semangat
Menggapai semua
Cita cita ini
Keinginan ini

Lima gagal lagi
Enam terus bangkit
We'll try seven times
Sampai hampir tiba
Tetaplah semangat
Tekun berusaha
Kita disini tuk mewujudkan mimpi

Buatlah hidup bermakna
Isilah dengan harapan
Yakinlah kita bisa

Kejarlah mimpi sampai kau dapati
Usah hiraukan suara sumbang ini
Yang berkata tak bisa
Well it's only in your mind

Mengapa ada kata gagal lagi
Supaya kita bisa bangkit lagi
Tegaklah berdiri
Lompatlah lebih tinggi
Sepuluh

Sampai mana tadi
Sudah tak peduli
Jika gagal lagi
Banyak kau belajar
Pengalaman ini guru yang berarti
Jadikan pelajaran tuk diri sendiri

Buatlah hidup bermakna
Isilah dengan harapan
Yakinlah kita bisa

Kejarlah mimpi sampai kau dapati
Usah hiraukan suara sumbang ini
Yang berkata tak bisa
Hanya di pikirmu saja

Mengapa ada kata gagal lagi
Supaya kita bisa coba lagi
Tegaklah berdiri
Lompatlah lebih tinggi
Sepuluh

Nananaananana
Nananaananana

Buatlah hidup bermakna
Isilah dengan harapan
Yakinlah kita bisa

Kejarlah mimpi sampai kau dapati
Usah hiraukan suara sumbang ini
Yang berkata tak bisa
Well it's only in your mind

Mengapa ada kata gagal lagi
Supaya kita bisa bangkit lagi
Tegaklah berdiri
Lompatlah lebih tinggi
Sepuluh

Nananaananana
Nananaananana

Share:
setyamechy. Powered by Blogger.