Informations, Tips and Sharing,...

Saturday, 27 May 2017

Es Cincau Tarik

Ramadhan datang,
Esnya pun mulai datang,
Ini dia resep es cincau yang dibuat sebelum adzan berkumandang


Es Cincau, Gambar: www.rasamasa.com


Bahan Es Cincau
§  Sediakan 1 kotak cincau hitam atau hijau, anda dapat membelinya di pasar tradisional, atau dengan membuat sendiri dengan cincau bubuk instan.
§  3 sachet teh celup (merk apa saja).
§  500 cc susu cair, bisa dengan susu segar atau susu kental manis.
§  100 gr gula pasir
§  3 helai daun pandan
§  500 cc air
§  Es batu secukupnya.

Cara Membuat
§  Didihkan 500 cc air, masukkan 3 sachet teh celup, goyang goyang hingga teh larut.
§ Kemudian masukkan gula pasir dan daun pandan, aduk aduk hingga bercampur sempurna, dinginkan.
§  Sementara menunggu sirup gula dingin, potong potong dadu cincau sesuai selera.
§  Ambil gelas es atau mangkok, masukkan beberapa potong cincau, sirup teh gula, susu dan tambahkan es batu.
§  Es cincau siap dinikmati.

Share:

Friday, 24 March 2017

Jilbab Hati, Adakah?

Adakah Jilbab Hati itu?

[ Jilbab ]

Kita sebagai generasi umat Islam. khususnya untuk kaum hawa. Akhir-akhir ini sering sekali terdengar istilah "Jilbab Hati". Istilah seperti ini muncul bagi mereka yang enggan mengenakan Jilbab dengan alasan hati mereka belum berjilbab. Kalau didengar-dengar lucu juga ya istilah yang dibuat-buat itu dan yang pastinya gak masuk akal

Dalam kenyataannya, statemen ‘ingin menjilbabi hati’ ini telah melekat di hati banyak wanita muda. Mereka enggan mengenakan hijab dengan alasan masih belum siap dan ingin menjilbabi hatinya dulu. Kelompok ini bukan tidak siap, tetapi bisa jadi enggan melakukan persiapan. Padahal perintah hijab itu bukan perintah biasa, tetapi perintah Allah SWT. secara langsung bagi wanita beriman.

يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ قُل لِّأَزْوٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلٰبِيبِهِنَّ ۚ ذٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ﴿الأحزاب:٥٩

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuan dan anak-anak orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. [QS. Al-Ahzab (33): 59]

وَقُل لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَآئِهِنَّ أَوْ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَآئِهِنَّ أَوْ أَبْنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ أَخَوٰتِهِنَّ أَوْ نِسَآئِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمٰنُهُنَّ أَوِ التّٰبِعِينَ غَيْرِ أُو۟لِى الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا۟ عَلَىٰ عَوْرٰتِ النِّسَآءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوٓا۟ إِلَى اللَّـهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿النور:٣١

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” [QS. An-Nur (24): 31]

Jika wanita islam enggan mengenakan hijab, lantas apa bedanya mereka dengan wanita non muslim? Sesungguhnya hijab itu adalah pembeda antara wanita muslim dengan non muslim. Tidak ada satupun ada perintah yang mengatakan bahwa jilbab hati itu merupakan hal yang urgent dibanding jilbab fisik. Statemen jilbab hati muncul dari kalangan mereka yang belum memahami ilmu hijab dengan baik.

Meski begitu, hijab itu bukan hijab yang menjadikan wanita tersebut tabarruj (memamerkan kecantikan), bukan pula yang bercorak-corak modis. Karena sesungguhnya ada batasan dan kriteria busana syar’i.

Nah, gimana? sudah jelas kan jawabannya. Kalau sudah jelas, maka cepat-cepatlah kita ber-Istighfar kepada Allah dan memohon ampun atas kesombongan dan kekhilafan kita. Semoga kita semua diberi hidayah oleh Allah dan mendapat jalan yang lurus dengan Ridho-Nya.

Aamiin ya Robb...


Share:

Wednesday, 18 January 2017

Sunnah dalam Kegiatan Sehari-hari

Sunnah Nabi itu Luar Biasa

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)


1. B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien.
BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan dan yang terpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal.
Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan dan yang terpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna.
Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yang terpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum berdiri dapat mengganggu perncernaan.
Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan dan yang terpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan.
Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam.
Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya setan.
Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan  dan yang terpenting itu adalah SUNNAH.

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yang dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien..


Subhanallah....

Cintailah sunnah Nabi, tidak hanya adab-adab sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam .. 



Sourced by @ceritadunia
Edited by Setya Putri
Share:

Friday, 25 November 2016

PSB MA Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak 2017/2018

Telah dibuka PSB MA Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung tahun ajaran 2017/2018


Info PSB MA Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung tahun ajaran 2017/2018 dapat diakses disini.
(Brosur PSB MA Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak)

Pendaftaran Online PSB Pondok Pesantren Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung tahun ajaran 2017/2018 dapat dilakukan disini.


Share:

Sunday, 20 November 2016

Ayat-Ayat Tentang Bidadari

[ Bidadari Bermata Jeli, Gambar www.dream.co.id ]


Surga adalah tempat bersenang-senang dalam keridhaan ar-Rahman. Berbeda halnya dengan dunia sebagai darul ibtila’ wal imtihan, negeri tempat ujian dan cobaan. Di dalam surga, penghuninya akan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. Allah kabarkan dalam kalam-Nya;

يُطَافُ عَلَيۡهِم بِصِحَافٖ مِّن ذَهَبٖ وَأَكۡوَابٖۖ وَفِيهَا مَا تَشۡتَهِيهِ ٱلۡأَنفُسُ وَتَلَذُّ ٱلۡأَعۡيُنُۖ وَأَنتُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٧١ 

“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya” (QS. Az-Zukhruf [43]: 71)

Al-‘Allamah Abdurrahman ibnu Nashir as-Sa’di menafsirkan ayat di atas dengan ucapannya, “Kalimat (dalam ayat) ini merupakan lafadz yang jami’ (mengumpulkan semuanya). Ia mencakup seluruh kenikmatan dan kegembiraan, penenteram mata, dan penyenang jiwa. Jadi, seluruh yang diinginkan jiwa, baik makanan, minuman, pakaian, maupun pergaulan dengan pasangan hidup, demikian pula hal-hal yang menyenangkan pandangan mata berupa pemandangan yang bagus, pepohonan yang indah, hewan-hewan ternak, dan bangunan-bangunan yang dihiasi, semuanya bisa didapatkan di dalam surga. Semuanya telah tersedia bagi penghuninya dengan cara yang paling sempurna dan paling utama.” (Tafsir al-Karimir Rahman, hlm. 769)

Di antara kenikmatan surga adalah beroleh pasangan/istri berupa bidadari surga yang jelita. Al-Qur’anul Karim menggambarkan sifat dan kemolekan mereka dalam banyak ayat, di antaranya:

1. Surat An-Naba ayat 31-33

إِنَّ لِلۡمُتَّقِينَ مَفَازًا ٣١  حَدَآئِقَ وَأَعۡنَٰبٗا ٣٢  وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابٗا ٣٣ 

"31. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan. 32. (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur. 33. dan gadis-gadis remaja yang sebaya". (QS. An-Naba’ [78]: 31-33)

Ibnu Abbas, Mujahid, dan selainnya menafsirkan bahwa kawa’ib adalah nawahid, yakni buah dada bidadari-bidadari tersebut tegak, tidak terkulai jatuh, karena mereka adalah gadis-gadis perawan yang atrab, yaitu sama umurnya/sebaya. (Tafsir Ibni Katsir, 7/241)

2. Surat Al-Waqi’ah ayat 35-37

 إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءٗ ٣٥ فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا ٣٦  عُرُبًا أَتۡرَابٗا ٣٧ 

"35. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung. 36. dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. 37. penuh cinta lagi sebaya umurnya". (QS. Al-Waqi’ah [56]: 35-37)

Allah menciptakan mereka sebagai perempuan yang selalu gadis lagi sebaya, selalu sepakat satu dengan yang lain, tidak pernah berselisih, saling dekat, ridha dan diridhai, tidak pernah bersedih, tidak pula membuat sedih yang lain. Bahkan, mereka adalah jiwa-jiwa yang bahagia, menyejukkan mata, dan mencemerlangkan pandangan. (Lihat keterangan al-Allamah as-Sa’di dalam Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 834)

3. Surat Ar-Rahman ayat 55-58

 فِي مَقۡعَدِ صِدۡقٍ عِندَ مَلِيكٖ مُّقۡتَدِرِۢ ٥٥ فِيهِنَّ قَٰصِرَٰتُ ٱلطَّرۡفِ لَمۡ يَطۡمِثۡهُنَّ إِنسٞ قَبۡلَهُمۡ وَلَا جَآنّٞ ٥٦ فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ٥٧  كَأَنَّهُنَّ ٱلۡيَاقُوتُ وَٱلۡمَرۡجَانُ ٥٨ 

"55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan. 56. Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. 57. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan. 58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan". (QS. Ar-Rahman [55]: 55-58)

Diriwayatkan bahwa salah seorang dari mereka berkata kepada suaminya, “Demi Allah! Aku tidak pernah melihat di dalam surga ini sesuatu yang lebih bagus daripada dirimu. Tidak ada di dalam surga ini sesuatu yang lebih kucintai daripada dirimu. Segala puji bagi Allah yang Dia menjadikanmu untukku dan menjadikanku untukmu.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/385)

Bidadari yang menjadi pasangan hamba yang beriman tersebut adalah gadis perawan yang tidak pernah digauli oleh seorang pun sebelum suami-suami mereka dari kalangan manusia dan jin. Mereka diibaratkan permata yakut yang bersih bening dan marjan yang putih karena bidadari surga memang berkulit putih yang bagus lagi bersih. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 385)

4. Surat Ar-Rahman ayat 70

فِيهِنَّ خَيۡرَٰتٌ حِسَانٞ ٧٠ 

"70. Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik". (QS. Ar-Rahman [55]: 70)

Terkumpullah kecantikan lahir dan batin pada bidadari atau wanita surga itu. (Taisir al-Karimir Rahman hlm. 832)

5. Surat Ar-Rahman ayat 72

 حُورٞ مَّقۡصُورَٰتٞ فِي ٱلۡخِيَامِ ٧٢ 

"72. (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah". (QS. Ar-Rahman [55]: 72)

Rumah mereka dari mutiara. Mereka menyiapkan diri untuk suami mereka. Namun, bisa jadi mereka pun keluar berjalan-jalan di kebun-kebun dan taman-taman surga, sebagaimana hal ini biasa dilakukan oleh para putri raja dan yang semisalnya. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 832)

6. Surat Ad-Dukhan ayat 51-54

 إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٖ ٥١ فِي جَنَّٰتٖ وَعُيُونٖ ٥٢  يَلۡبَسُونَ مِن سُندُسٖ وَإِسۡتَبۡرَقٖ مُّتَقَٰبِلِينَ ٥٣ كَذَٰلِكَ وَزَوَّجۡنَٰهُم بِحُورٍ عِينٖ ٥٤ 

"51. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman. 52. (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air. 53. mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan. 54. demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (QS. Ad-Dukhan [44]: 51-54)

Wanita yang berparas jelita dengan kecantikan yang luar biasa sempurna, dengan mata-mata mereka yang jeli, lebar, dan berbinar. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 775)

7. Surat Ash-Shaffat ayat 48-49

وَعِندَهُمۡ قَٰصِرَٰتُ ٱلطَّرۡفِ عِينٞ ٤٨  كَأَنَّهُنَّ بَيۡضٞ مَّكۡنُونٞ ٤٩ 

"48. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya. 49. seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik". (QS. Ash-Shaffat [37]: 48-49)

Qashiratuth tharf adalah afifat, yakni wanita-wanita yang menjaga kehormatan diri. Mereka tidak memandang lelaki selain suami mereka. Demikian kata Ibnu Abbas, Mujahid, Zaid bin Aslam, Qatadah, as-Suddi, dan selainnya.

Al-Imam al-Hasan al-Bashri mengatakan, “Mereka terjaga, tidak pernah disentuh oleh tangan.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/11)

Ini menunjukkan ketampanan lelaki dan kecantikan wanita di surga. Sebagiannya mencintai yang lain dengan cinta yang membuatnya tidak memiliki hasrat kepada yang lain. Hal ini juga menunjukkan bahwa mereka seluruhnya menjaga kehormatan diri, tidak ada hasad di dalam surga, tidak ada saling benci dan permusuhan, karena tidak adanya sebab yang bisa memicu kesana. (Taisir al-Karimir ar-Rahman, hlm. 703)



Sumber : Asysyariah
Share:
setyamechy. Powered by Blogger.