Informations, Tips and Sharing,...

Tuesday, 20 July 2021

Manusia dan Sebuah Botol

Sebuah BOTOL




- Kalau diisi air mineral, harganya 3 ribuan...
- Kalau diisi jus buah, hargan ya 10 ribuan...
- Kalau diisi Madu, harganya ratusan ribu...
- Kalau diisi minyak wangi harganya bisa jutaan!...
- Kalau diisi air comberan, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya...

Sama-sama dikemas dalam BOTOL tetapi berbeda nilainya, sebab "isi" yang ada di dalamnya berbeda...

Begitu juga dgn kita; semua sama... semua manusia...

Yang membedakannya adalah; KARAKTER yang ada didalam diri kita.

Ilmu dan pemahaman yg benar akan membangun karakter yg benar. 

"Sukses tidak diukur dari posisi yg kita capai, tapi dari kesulitan'2 yg berhasil kita atasi ketika berusaha meraih sukses"

Bila kita mengisi hati, dgn penyesalan masa lalu & kekhawatiran akan masa depan, hampir pasti kita *tidak akan memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Hujan & badai akan selalu kita temui dalam perjalanan hidup, namun...

"Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tidak perlu berdoa memohon hujan berhenti, tetapi cukup berdoa agar Payung kita bertambah kuat"

Ingat! 
Umur itu seperti es batu.
dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair... digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari "jatah" yg telah ditetapkan.

"Selagi masih tersisa jatah usia kita, lakukanlah KEBAIKAN sebanyak yg kita mampu lakukan."

Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali:
1. Waktu
2. Ucapan
3. Kesempatan
Jagalah itu, jangan sampai kau menyesal karenanya... 

Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang:
1. Amarah
2. Keangkuhan
3. Dendam
Hindarilah ia selalu...

Ada 3 hal yang tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran
Peliharalah ketiganya...

Ada 3 hal yang paling berharga : 
1. Kasih Sayang
2. Cinta
3. Kebaikan
Pupuklah itu semua... 

Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi
Jangan terobsesi karenanya...

Ada 3 hal yang dapat membentuk watak seseorang : 
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja Keras
Upayakanlah sekuatnya... 

Ada 3 hal yang membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemauan
3. Fokus
Usahakan dengan sungguh-sungguh...

Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu : 
1. Rejeki
2. Umur
3. Jodoh
Mintalah pada TUHAN.. 

TAPI,
Ada 3 hal dalam hidup yang PASTI:
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian



5/5/2021
Sourced from message
Share:

Idul Adha 1442

Selamat hari raya idul adha 1442 kawans


Happy Eid al-Adha, 10 Dzulhijjah 1442. Credit picture by freepik on Tribunnews
Share:

Monday, 18 January 2021

Cara Alam Menghibur Kita

CARA ALAM MENGHIBUR KITA




Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah?

Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata.
Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri.



#jalankebaikan
Share:

Sunday, 1 November 2020

Barang Siapa Menanam Akan Menuai



SIAPA BERBUAT AKAN MENDAPAT

Seringkali kita melihat hewan yang menolong sesamanya. Tak usah heran, karena hewan juga punya perasaan. Bahkan mereka juga sering menolong hewan lain dari jenis yang berbeda.

Termasuk sejenis tarantula yang satu ini, perbuatannya menolong hewan lain menarik perhatian para pemerhati Biologi. Tahu kan tarantula? Itu loh, sejenis laba-laba yang tubuhnya sebesar telapak tangan manusia, dan dipenuhi dengan bulu-bulu hingga ke sekujur kakinya.

Tarantula memangsa serangga. Namun pada spesies yang lebih besar, mereka bisa memangsa cicak, tikus atau katak. Tetapi uniknya jenis Tarantula Hitam Kolombia yang tinggal di hutan Amazon justru terbiasa berbaik hati mempersilakan katak untuk tinggal di dalam sarangnya.

Fenomena ini ditelusuri lebih lanjut oleh mereka yang menekuni bidang hewan. Setelah katak-katak itu diperbolehkan tinggal dalam sarangnya, apakah tarantula yang bersangkutan memperoleh manfaat juga?

Benar saja, rupanya kebaikan hati sang tarantula kembali kepada dirinya lagi. Karena katak tersebut di dalam sarangnya memangsa semut-semut yang hendak mengerubungi telur tarantula. Jadi dengan menolong katak, telur tarantula pun menjadi aman.

Siapa yang berbuat kebaikan, maka akan kembali kepada dirinya sendiri. Prinsip ini tak hanya berlaku bagi hewan, justru yang lebih ditekankan lagi kepada manusia. Apa yang kita kerjakan, maka kembali kepada diri kita yang akan merasakannya.


Sourced: Jalan Kebaikan 
Share:

Tuesday, 27 October 2020

KISAH TENTANG KACA JENDELA YANG KOTOR

KISAH TENTANG KACA JENDELA YANG KOTOR



Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.

"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "



Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.
Share:
setyamechy. Powered by Blogger.